• Senin, 23 Mei 2022

Situs Bersejarah Sisa Letusan Gunung Krakatau 1883 di Karangsari Pandeglang Jadi Alas Pagar Beton

- Selasa, 30 November 2021 | 15:26 WIB
Situs sisa letusan Gunung Anak Krakatau 1883 di Pantai Karangsari, Carita, Pandeglang, Banten jadi alas pagar beton./kirimanwarga
Situs sisa letusan Gunung Anak Krakatau 1883 di Pantai Karangsari, Carita, Pandeglang, Banten jadi alas pagar beton./kirimanwarga

Akarsari.com - Situs bersejarah sisa letusan Gunung Krakatau pada Agustus 1883 berupa bongkahan batu lava di Pantai Karangsari Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, digunakan untuk alas pagar beton.

Padahal, batu tersebut resmi ditetapkan sebagai cagar alam dengan ditandatangani oleh pemeirntah pusat dan Gubernur Jawa Barat pada tahun 1883 dan 1893.

Cagar alam tersebut terletak di tengah-tengah lahan milik swasta dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Sisi kiri dari pagar masuk ke lahan pribadi, sedangkan sisi kanan pagar masuk ke lahan Pemkab Pandeglang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG 12 November 2021 di Pesisir Tanah Jawara, Pelabuhan Merak, Labuan dan Carita

"Pas kami lihat udah dipagar, harusnya jangan dipagar seperti itu," kata Arif Gopur warga Carita, Selasa 30 Nobember 2021.

Arif mengaku sudah melaporkan hal tersebut ke Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk ditindaklanjuti. Mengingat cagar budaya tersebut masuk ke kawasan Geopark Ujung Kulon.

"Kami sangat menyayangkan pemagaran ini, karena situs tersebut menjadi daya tarik wisatawan. Sudah kami laporkan ke dinas terkait," tandasnya.

Baca Juga: Senyum Lebar Pendamping PKH di Pandeglang saat Terima Bantuan Kendaraan Dinas dari Dinsos, Ingat Pesan Ini

Tokoh Masyarakat Carita, Teja Heriyana menambahkan, dulu masyarakat selalu merawat situs tersebut. Bahkan, setiap tahun selalu ada kegiatan untuk mengenang peristiwa letusan Gunung Krakatau.

"Kalau masabodo kepada situs itu berarti kita enggak peduli sama sejarah. Kalau seperti itu berarti enggak peduli sama Carita, karena itu daya tarik khusus untuk wisatawan, terutama wisatawan mancanagera," katanya.***

Halaman:

Editor: Atiah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X