• Senin, 23 Mei 2022

Siapkan 500 Dosis, BIN Banten Sasar Vaksinasi ke Masyarakat Pesisir Pandeglang

- Kamis, 9 Desember 2021 | 18:13 WIB
BIN Banten Bakal Menyasar masyarakat di Pandeglang untuk Vaksinasi./istimewa
BIN Banten Bakal Menyasar masyarakat di Pandeglang untuk Vaksinasi./istimewa

Akarsari.com - Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Banten melakukan aksi door to door untuk kegiatan vaksinasi di Kabupaten Pandeglang. Kali ini, BIN menyasar masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir tepatnya di Kecamatan Panimbang dengan menyiapkan 500 dosis vaksin.

Pantauan di lokasi, vaksinasi kali ini dipusatkan di Kantor Desa Mekarjaya, Kecamatan Panimbang, Pandeglang. Kepala BIN Daerah Banten Brigjen TNI Cahyono Cahya Angkasa mengatakan, Vaksinasi ini terus gencar dilakukan untuk meningkatkan herd immunity di wilayah Kabupaten Pandeglang.

"Hari ini kita kembali melakukan vaksinasi di Kabupaten Pandeglang, sekarang di wilayah Kecamatan Panimbang dengan dipusatkan di kantor Desa Mekarjaya ini. Targetnya ada 500 dosis yang kita sasar kepada masyarakat," katanya, Kamis 9 Desember 2021.

Baca Juga: Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Warga di Pinggir Sungai Kabupaten Serang, Kondisinya Bikin Ngeri

Brigjen TNI Cahyono menuturkan, target vaksinasi yang dilakukan oleh BIN di wilayah Provinsi Banten yaitu 50 ribu dosis vaksin. Adapun untuk Kabupaten Pandeglang sendiri, targetnya 60 persen masyarakat sudah divaksin. Diharapkan, vaksinasi yang terus digencarkan oleh pihaknya ini dapat mencapai 65 ribu dosis.

"Kita punya 50 ribu dosis vaksin, yang sudah disuntik 20 ribu dosis. Kita harapkan di akhir Desember 2021 ini Banten mencapai 65 dosis," terangnya.

Adapun untuk vaksinasi yang terus digencarkan di wilayah Kota dan Kabupaten di Provinsi Banten, pihaknya terus bekerjasama dengan pemerintah setempat, TNI dan Polri agar bersama-sama melakukan vaksinasi.

Baca Juga: Sempat Ditolak Warga Tahun 2012, Proyek JRSCA di Taman Nasional Ujung Kulon Kembali Dilanjut

Selain itu, Kabupaten Pandeglang dan Lebak yang capaian vaksinasinya rendah, pihaknya juga mengaku terus berkoordinasi dengan para tokoh masyarakat dan Alim ulama agar menjelaskan kepada masyarakat bahwa vaksinasi ini tidak berbahaya. Hal itu sekaligus membantah adanya informasi di media sosial yang tidak benar tentang vaksin.

Halaman:

Editor: Atiah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X